KEMENKES RI STUDI BANDING TENTANG KEARSIPAN DI PUSTEKDATA LAPAN
By bambang, 10 Mar 2018
DE- INDERAJA | Jakarta, Kamis 08 Maret 2018, Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh menerima 45 tamu kunjungan dari Kementerian Kesehatan RI yang terdiri dari Setjen dan Unit satuan Kerja di Kemenkes, kunjungan tersebut dalam rangka studi    banding kearsipan.
Sambutan Sekretaris Utama LAPAN Prof. Dr. Ir. Erna Sri Adiningsih, M.Si mangatakan arsip adalah bagian penting bagi  pemerintah/lembaga/instansi di dalam penyelenggaran dalam pengelolaan data dan dokumen berupa digital maupun konvesional. Untuk menciptakan arsip yang baik adalah mudah dipahami oleh publik untuk memperoleh informasi tersebut maka perlu  didukung penanganan yang profesional dari sumber daya manusia maupun teknologi yang memadai dengan berbasis digital dan mudah di akses oleh publik. LAPAN pada khususnya Pusat Teknologi Penginderaan Jauh telah membangun Sistem Bank Data Penginderaan Jauh Nasional berbasis simpul jaringan untuk menyimpanan data citra satelit penginderaan jauh dan selanjutnya data tersebut di kelola untuk kebutuhan nasional.
Kepala Pusat Teknologi dan Data penginderaan Jauh Ir. Dedi Irawadi dalam sambutanya mengatakan sesuai dengan UU No. 21 Tahun 2013 adalah LAPAN berkewajiban mengoperasikan stasiun bumi dan menyediakan data inderaja resolusi rendah, resolusi menengah, resolusi tinggi maupun sangat tinggi, serta melakukan penyimpanan dan pendistribusian, membuat pedoman pengolahan data inderaja, salah satunya Sistem Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) merupakan program utama yang laksanakan oleh Pustekdata. Dan juga Pustekdata  membangun Sistem Penyajian Data cepat, Aman dan Mudah (SpaceMap). Pustekdata didukung juga  standar pengelolaan dan pelayanan data penginderaan jauh di LAPAN telah mengikuti ISO 9001:2015 dan 27001.
Pejabat Fungsional  Arsip Ahli Utama LAPAN  Drs. IL Arisdiyo, M.Si  sebagai narasumber mengatakan bahwa LAPAN memiliki arsip yang luar biasa yaitu data citra satelit penginderaan jauh yang mempunyai informasi yang faktual, akurat. Data tersebut  dapat dipergunakan sesuai kebutuhan informasinya.
Kepala Bidang Diseminasi Pustekdata LAPAN, Ir. Rubini Jusuf,M.Si mengatakan Pustekdata mengakuisisi data citra satelit ada di tiga tempat stasium bumi diantaranya di Parepare Provinsi Sulawesi Selatan, Rumpin di Jawa Barat dan Jakarta, data tersebut selanjutnya di simpan di data center. Untuk memudahkan pengguna mengakses, Pustekdata membangun katalog data penginderaan jauh untuk resolusi rendah, menengah, dan tinggi. Katalog tersebut dapat menjadi acuan bagi pengguna dalam memperoleh data yang diperlukan bagi instansinya.
Kunjungan dari Kementerian Kesehatan ini bertujuan untuk studi banding. Kepala Biro Umum Kementerian Kesehatan, dr. Desak Made Wismarini, mengatakan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai ajang untuk bertukar pengalaman dalam upaya mempertahankan kinerja manajemen arsip. Ia menjelaskan, LAPAN dikunjungi karena instansi ini erat kaitannya dengan penyediaan data. Dengan demikian, para arsiparis dapat belajar cara menyajikan data secara cepat, akurat, namun tanpa mengesampingkan faktor keamanan.