Siswa Susjurtek Telekomunikasi dan Satelit TNI Berkunjung ke LAPAN Pekayon
By bambang, 25 Jul 2017
DE-INDERAJA | Jakarta, Senin  24 Juli 2017, Deputi Bidang Penginderaan Jauh LAPAN pada Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh menerima kunjungan Siswa  Pusdikbangspes Kodiklat TNI, Sekolah Opslat Kejuruan Teknik Komunikasi Satelit sebanyak 17 Siswa, didampingi 2 koodinator  Kapten Laut Seskoal Riyanto, Serka Imam Mulyadi.  Kunjungan Siswa Susjurtek Telekomunikasi dan Satelit TNI diterima oleh Kabag. Administrasi Pustekdata D.Heri Juli Suryantara, S.Si., M.Sc. didampingi Fadila Muchsin ST,M.Si  Peneliti   Pustekdata LAPAN sebagai narasumber.

Sambutan Kabag. Administrasi Pustekdata D.Heri Juli Suryantara, S.Si., M.Sc, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari Susjurtek Telekomunikasi dan Satelit TNI berkunjung ke LAPAN Pekayon yang ke 4 kalinya, semoga para siswa dari TNI dapat memperluas/ menambah wawasan  ilmu pengetahuan tentang satelit lebih khususnya pada data satelit penginderaan jauh yang dimiliki oleh LAPAN dan juga dapat visitasi ke fasiltas fasilitas LAPAN. Sekali lagi manfaatkan waktu ini dengan sebaik baiknya.

Fadila Muchsin ST., M.Si  Peneliti dari Pustekdata  LAPAN, dalam paparannya menjelaskan tentang gambaran umum struktur organisasi LAPAN, tugas dan fungsi dari masing-masing kedeputian di LAPAN. Dilanjutkan dengan penjelasan tentang dasar hukum yang memperkuat tugas dan fungsi LAPAN di bidang penginderaan jauh. Dasar hukum tersebut yaitu Inpres No. 6 Tahun 2012 dan UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Para siswa kunjungan  juga dijelaskan tentang definisi penginderaan jauh, sistem perekaman data dengan menggunakan satelit penginderaan jauh, orbit-orbit satelit, hingga resolusi data penginderaan jauh.

Selain itu narasumber menjelaskan pula fasilitas, jenis layanan dan kerjasama yang telah dilakukan Kedeputian Penginderaan Jauh. Dalam penjelasannya, narasumber menyebutkan bahwa Kedeputian Penginderaan Jauh LAPAN memiliki tiga stasiun bumi penginderaan jauh yaitu Stasiun Bumi Parepare, Rumpin dan Pekayon. Stasiun Bumi Parepare dapat penerimaan dan pengolahan data satelit Terra, Aqua, S-NPP, Landsat-7/8, dan SPOT-6/7. Stasiun Bumi Rumpin untuk sistem penerimaan dan pengolahan data Landsat-7/8. Sementara itu, Stasiun Bumi Jakarta untuk sistem penerimaan dan pengolahan data satelit Himawari-8, MTSAT, NOAA, dan METOP. Untuk memberikan gambaran tentang data agar lebih jelas, ditampilkan pula beberapa contoh data satelit penginderaan jauh yang dimiliki oleh LAPAN, seperti Pleiades, Geoeye, QuickBird, Worldview2, Worldview3, Landsat 8, Terra/Aqua, Himawari 8, SPOT 6 dan SPOT 7, dan data satelit (Synthetic Aperture Radar) TerraSAR-X.

Manfaat data satelit penginderaan jauh dapat untuk keperluan pemantauan  perubahan lahan secara multi temporal, pemantauan di bidang pertanian, pemantauan di bidang pertambangan, pemantauan pertumbuhan pemukiman, pemantauan lahan sawah dan perkebunan, pemantauan potensi pariwisata, informasi Zona Potensi Penangkapan Ikan (ZPPI), desforisasi wilayah, Indentifikasi perkebunan sawit, Identifikasi perkebunan karet. Informasi data satelit penginderaan jauh  tersebut diatas dapat di gunakan Pemerintah Daerah, Kementerian/Lembaga dan TNI POLRI. Kunjungan diakhiri dengan visitasi ke fasilitas Pustekdata di pandu Drs. Ngadino ke Stasiun Bumi Jakarta, Data Center, Pelayanan dan Showroom.