Kunjungan SMK Negeri I Depok ke Pusat Teknologi Dan Data Penginderaan Jauh - LAPAN
By bambang, 17 Apr 2017
DE – INDERAJA | Jakarta, Senin 17 April 2017, Pusat Teknologi dan Data (Pustekdata) – LAPAN menerima kunjungan SMK Negeri I Depok, terdiri dari 86 siswa/siswi  dan 6 guru pendamping dengan koordinator Nanang Suwandi, ST. Kunjungan SMK Negeri I Depok ke Pustekdata LAPAN dalam rangka melaksanakan program kegiatan kunjungan industri paket Kejuruan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kunjungan tersebut diterima Kabid. Diseminasi Pustekdata Ir. Rubini Jusuf, M.Si di gedung Indriyana Bhuwana.
Sambutan dan pembukaan  oleh Kabid. Diseminasi Pustekdata Ir. Rubini Jusuf, M.Si  didampingi staf Randy Prima Brahmantara, ST. Dalam sambutannya  Ir. Rubini Jusuf, M.Si menyampaikan beberapa hal mengenai LAPAN khususnya Pusat Teknologi dan Data dan berharap semoga kunjungan ini dapat bermanfaat, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan siswa/siswi mengenai teknologi penginderaan jauh.
Randy Prima Brahmantara, S.T. dalam paparannya  sebagai narasumber menjelaskan struktur organisasi LAPAN, tugas dan fungsi dari masing-masing kedeputian. Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai dasar hukum yang memperkuat tugas dan fungsi LAPAN di bidang penginderaan jauh. Dasar hukum tersebut tertuang dalam Inpres No. 6 Tahun 2012 dan UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Para peserta juga dijelaskan mengenai definisi penginderaan jauh, sistem perekaman data dan orbit-orbit satelit, hingga resolusi data penginderaan jauh.
Narasumber juga menjelaskan fasilitas yang ada, jenis layanan dan kerjasama yang telah dilakukan Kedeputian Penginderaan Jauh. Dalam penjelasannya, narasumber menyebutkan bahwa Kedeputian Penginderaan Jauh LAPAN memiliki tiga stasiun bumi penginderaan jauh yaitu Stasiun Bumi Parepare, stasiun bumi Rumpin dan stasiun bumi Jakarta. Stasiun Bumi Parepare dapat menerima data satelit Terra, Aqua, S-NPP, Landsat-7/8, dan SPOT-6/7. Stasiun Bumi Rumpin untuk menerima data Landsat-7/8 dan stasiun bumi Jakarta menerima data satelit Himawari-8, MTSAT, NOAA, dan METOP. Untuk memberikan gambaran jelas mengenai data satelit penginderaan jauh ditampilkan beberapa contoh data satelit penginderaan jauh yang dimiliki LAPAN, seperti data Pleiades, data Geoeye, data QuickBird, data Worldview2, data Worldview3, Landsat 8, data Terra/Aqua, data Himawari 8, data SPOT 6, data SPOT 7, dan data satelit (Synthetic Aperture Radar) TerraSAR-X. Data satelit penginderaan jauh LAPAN didistribusikan kepada para pengguna antara lain Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, TNI / POLRI serta mahasiswa dari perguruan tinggi, untuk dimanfaatkan sesuai dengan bidang ilmu masing masing. Untuk mengetahui ketersediaan data penginderaan jauh di LAPAN, pengguna dapat mengaksesnya melalui katalog data penginderaan jauh.
Dari sisi pemanfaatan, data satelit penginderaan jauh telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor, antara lain sektor pertanian, perikanan, tata ruang, pertambangan  sumber daya air, kehutanan, dan pengembangan wilayah serta mitigasi bencana.
Dalam sesi tanya jawab beberapa siswa sangat antusias ingin tahu tentang penginderaan jauh, pesawat yang telah dikembangkan oleh LAPAN, satelit LAPAN dan apakah datanya bisa dijual atau dimanfaatkan oleh negara lain. Beberapa siswa juga tertarik untuk bisa bekerja di LAPAN dan menanyakan bagaimana cara, syarat serta kompetensi seperti apa agar bisa bekerja.
Kunjungan diakhiri dengan mengajak siswa/siswi SMK  Negeri I Depok ke ruang pelayanan data serta showroom yang di pandu Drs. Ngadino. (Humas)