LAPAN MENERIMA KUNJUNGAN SMK ANGKASA I MARGAHAYU BANDUNG
By bambang, 20 Mar 2017
DE – INDERAJA |  Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh LAPAN menerima kunjungan 29 siswa dari Jurusan Teknik Transmisi Telekomunikasi (TTT) dan Teknik Switching (TSW) SMK Angkasa I Margahayu Bandung, Rabu//14/3/2017.  Kunjungan  ke LAPAN dalam rangka kunjungan industri dengan di dampingi oleh 10 guru pedamping, dengan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK Angkasa I Margahayu, Rusnata Sumarna, S.Sos, M.Pdi. Kunjungan tersebut diterima oleh Dra. Endang Purwanti (Tim Humas) didampingi Randy Prima Brahmantara, S.T. peneliti Pustekdata LAPAN  sebagai narasumber di ruang Indriya Bhuwana Pustekdata.

Randy Prima Brahmantara, S.T. dalam paparannya menjelaskan tentang gambaran umum struktur organisasi LAPAN, tugas dan fungsi dari masing-masing kedeputian di LAPAN. Dilanjutkan dengan penjelasan tentang dasar hukum yang memperkuat tugas dan fungsi LAPAN di bidang penginderaan jauh. Dasar hukum tersebut yaitu Inpres No. 6 Tahun 2012 dan UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Para peserta juga dijelaskan tentang definisi penginderaan jauh, sistem perekaman data dengan menggunakan satelit penginderaan jauh, orbit-orbit satelit, hingga resolusi data penginderaan jauh.

Selain itu narasumber menjelaskan pula fasilitas, jenis layanan dan kerjasama yang telah dilakukan Kedeputian Penginderaan Jauh. Dalam penjelasannya, narasumber menyebutkan bahwa Kedeputian Penginderaan Jauh LAPAN memiliki tiga stasiun bumi penginderaan jauh yaitu Stasiun Bumi Parepare, Rumpin dan Pekayon. Stasiun Bumi Parepare dapat penerimaan dan pengolahan data satelit Terra, Aqua, S-NPP, Landsat-7/8, dan SPOT-6/7. Stasiun Bumi Rumpin untuk sistem penerimaan dan pengolahan data Landsat-7/8. Sementara itu, Stasiun Bumi Jakarta untuk sistem penerimaan dan pengolahan data satelit Himawari-8, MTSAT, NOAA, dan METOP. Untuk memberikan gambaran tentang data agar lebih jelas, ditampilkan pula beberapa contoh data satelit penginderaan jauh yang dimiliki oleh LAPAN, seperti Pleiades, Geoeye, QuickBird, Worldview2, Worldview3, Landsat 8, Terra/Aqua, Himawari 8, SPOT 6 dan SPOT 7, dan data satelit (Synthetic Aperture Radar) TerraSAR-X.

Data satelit penginderaan jauh LAPAN didistribusikan kepada para pengguna antara lain Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, TNI / POLRI serta mahasiswa dari perguruan tinggi, untuk dimanfaatkan sesuai dengan bidang disiplin masing masing. Untuk mengetahui ketersediaan data penginderaan jauh di LAPAN, pengguna dapat mengaksesnya melalui katalog data penginderaan jauh yang sudah online. LAPAN telah membangun katalog untuk data penginderaan jauh resolusi rendah, data resolusi menengah dan data resolusi tinggi.

Dari sisi pemanfaatan, data satelit penginderaan jauh telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor, antara lain sektor pertanian, perikanan, tata ruang, tambang, sumber daya air, kehutanan, dan pengembangan wilayah serta mitigasi bencana.
 
Dalam sesi tanya jawab ada beberapa siswa sangat antusias ingin tahu dengan bertanya tentang penginderaan jauh, pesawat yang telah dikembangkan oleh LAPAN, satelit LAPAN dan apakah datanya bisa dijual atau dimanfaatkan oleh negara lain. Beberapa siswa juga tertarik untuk bisa bekerja di LAPAN dan menanyakan bagaimana agar bisa bekerja di LAPAN dan kompetensi yang seperti apa yang dicari.

Kunjungan diakhiri dengan mengajak siswa SMK Angkasa I Margahayu ke stasiun bumi Jakarta dan ruang pelayanan data serta showroom Pustekdata. (Humas Pustekdata)