LAPAN MENERIMA KUNJUNGAN PESERTA DIKLATPIM II ANGKATAN I PROVINSI SULAWESI SELATAN
By bambang, 17 Oct 2016
DE – INDEARAJA |   Senin, 10 September 2016, peserta Diklatpim II Angkatan I Provinsi Sulawesi Selatan berkunjung  ke kantor Deputi Bidang Penginderaan Jauh sebagai bagian dari agenda pembelajaran pada Diklatpim II, yaitu pelaksanaan benchmarking ke best practice untuk mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan organisasi.

Para peserta Diklatpim II Angkatan I Provinsi Sulawesi Selatan diterima oleh Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Dr. Ir. M. Rokhis Khomarudin, M.Sc mewakili Deputi Bidang Penginderaan Jauh yang saat itu berhalangan hadir, di dampingi oleh  Kepala Bidang Diseminasi Pustekdata Ir. Rubini Jusuf, M.Si serta Kepala Bagian Administrasi Pusfatja Winanto, ST di ruang Gedung Serbaguna Pustekdata.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh Dr. Ir. M. Rokhis Khomarudin, M.Sc menyampaikan bahwa LAPAN mempunyai  tujuh program unggulan, dan khususnya di Deputi Bidang Penginderaan Jauh mempunyai  dua program unggulan yaitu pada Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh adalah Pengembangan Sistem Bank Data Penginderaan jauh Nasional (BDPJN) dan pada Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh yaitu Pengembangan Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN). Dua program unggulan tersebut adalah tentang teknologi dan pemanfaatan data penginderaan jauh yang di kelola oleh LAPAN. Saat ini LAPAN menerima data citra satelit penginderaan jauh berbagai resolusi, dari data penginderaan jauh resolusi rendah hingga tinggi.  Data satelit penginderaan jauh resolusi rendah yang diterima LAPAN antara lain Himawari, Terra/Aqua MODIS, NPP, NOAA-18/19, MetOp, dan MTSAT-1R. Sementara untuk data penginderaan jauh resolusi menengah LAPAN menerima data Landsat-7 dan Landsat-8. Selain itu LAPAN juga menerima data satelit resolusi tinggi SPOT-6 dan SPOT-7 dengan resolusi spasial 1,5 meter. Data tersebut didistribusikan kepada pengguna yang berasal dari Kementerian dan Lembaga, TNI dan POLRI serta Pemerintahan Daerah untuk dimanfaatkan pada berbagai sektor.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Badan  Diklat Provinsi Sulawesi Selatan Ir. H Imran Jausi, M.Pd menyampaikan bahwa peserta diklatpim ini seluruhnya berjumlah 60 peserta, 32 peserta diantaranya berkunjung ke LAPAN yang memiliki Best Practice dalam penerimaan, pengelolaan dan pendistribusian data penginderaan jauh serta pemanfaatannya. Yang mendasari kunjungan ini adalah diskusi yang berkembang dikelas diklat tentang data citra satelit penginderaan jauh yang dimiliki LAPAN yang sangat membantu dalam pembangunan di daerah, kemudian muncul keinginan yang tinggi untuk mendalami tentang manfaat dari data dan informasi penginderaan jauh.

Setelah pemaparan yang disampaikan oleh Kepala Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh, beberapa pertanyaan diajukan oleh peserta terkait dengan pemanfaatan data penginderaan jauh pada sektor-sektor tertentu, serta dorongan untuk lebih memperluas pemanfaatan data dan informasi penginderaan jauh untuk mempantu pembangunan daerah. Peserta juga mengharapkan lebih ditingkatkannya sosialisasi pemanfaatan data penginderaan jauh di daerah-daerah yang lainnya. Acara ditutup dengan kunjungan ke fasilitas Pustekdata, yaitu ke ruang display, ruang pelayanan serta ruang server Pustekdata.