PESERTA DIKLATPIM TINGKAT II ANGKATAN XLI KELAS K TAHUN 2015 BERKUNJUNG DI KEDEPUTIAN BIDANG PENGINDERAAN JAUH - LAPAN
By bambang, 18 Sep 2015
Jakarta, Kamis, 17 September 2015, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional pada Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh menerima  kunjungan dari peserta Diklatpim Tingkat II Angkatan XLI Kelas K Tahun 2015, Lembaga Administrasi Negara - LAN dalam rangka tentang paparan proyek inovasi di LAPAN jumlah  30 peserta terdiri dari  Arsip Nasional, BIG, BPK, Badan POM, DPR RI, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Empat Lawang, kabupaten Landak, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Palalawan, Kabupaten Serang, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Tulang Bawang, KEMENPAN RB, Kementerian PPN/Bappenas, Kepolisian RI, Komisi Yudisial, Kota Serang, Kota Makasar, Kota Prabumulih, Ombudsman RI, Provinsi Gorontalo, PPATK  selaku ketua rombongan peserta diklatpim widya iswara utama Panani. Tamu kunjungan diterima oleh Kepala Pusat pemanfaatan Penginderaan Jauh selaku PLH Deputi Bidang Penginderaan Jauh  M Rokhis Komarudin, Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh Dedi Irawadi didampingi  para struktural, tamu kunjungan di terima  di ruang Training Pustekdata LAPAN jalan Lapan no 70, Pekayon Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dengan susunan Acara sambutan dari LAPAN, Widya Iswara, Paparan tentang Proyek Inovasi di LAPAN, Diskusi dan Tanya Jawab. Tukar Cinderamata, Foto bersama, Ishoma, visitasi ke Showroom dan Data Center

Sambutan  Kepala Pusat Pemanfatan Penginderaan Jauh selaku PLH Deputi Bidang Penginderaan Jauh    M. Rokhis Komarudin menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kepercayaanya  dan suatu kehormatan bagi LAPAN dipilih sebagai lokasi   kunjungan dalam rangka kunjungan peserta Diklatpim Tingkat II Angkatan XLI Kelas K Tahun 2015 berkunjung  di Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh, sebelumnya kami sampaikan mohon maaf Deputi Bidang Penginderaan Jauh Orbita Roswintiarti tidak dapat hadir ditengah tengah kita  sedang dinas Luar negeri menghadiri seminar internasional penginderaan Jauh di Brussel Brasil. Dalam sambutan M rokhis Komarudi selaku PLH Deputi Bidang penginderaan Jauh menyampaikan secara garis besar struktur organisasi LAPAN dipimpin Kepala LAPAN dan Sekretaris Utama dan tiga kedeputian, Kedeputian Sains  Lokasi di Bandung dan Deputi Teknologi ada di Rumpin dan Deputi Bidang Penginderaan Jauh yang sekarang bapak bapak ibu ibu berada ditengah tengah kita. Deputi Bidang Penginderaan Jauh membawahi dua satker yaitu Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh dan Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh.

Sambutan dari LAN Widya Iswara Utama Panani sebagai ketua rombongan menyampaikan terima kasih atas segala sambutan, adapaun maksud dan tujuan kunjungan  peserta Diklatpim Tingkat II Angkatan XLI Kelas K Tahun 2015 ke LAPAN  menurut kami LAPAN banyak inovasi yang dikembangkan dan kami akan mempelajari   apa saja yang akan dipaparkan kepada kami dan nantinya bisa kami kembangkan pembelajaran, dan kami sampaikan bahwa diklatpim ini terdiri dari 30 orang diantaranya 20 peserta eleson II dan 10 peserta eleson III artinya sudah memenuhi eleselon II. Dan 30 peserta diklatpim lagi  berkunjung di Penggadaian.   Diklatpim ini mulai dari bulan agustus sampai dengan september 2015 dengan capaian peserta diantaranya perencanaan inovasi/proyek perubahan, Benchmarking (kunjungan studi banding), merancang proyek perubahan sesuai dengan latar belakang institusi peserta, Implemtasi/ Breakthrough (BT-2), Seminar Laboratorium Kepemimpinan (LK)  dan selanjutnya hasil akhir peserta.

Pemaparan  disampaikan oleh Kepala Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh  Dedi Irawadi menyampaikan beberapa inovasi dan tantangan diantaranya Proyek Perubahan Sistem Pemantauan Bumi, dan Pengembangan Bank Data Penginderaan Jauh Nasional dalam hal ini  meningkatkan kinerja Bank Data Nasional Dan Sistem Yang Dibangun BDPJN  ditahun 2015 diharapkan dapat dikases oleh user/pengguna tentunya ada syarat yang harus dipenuhi. Devinisi Bank Data Penginderaan Jauh Nasional BDPJN adalah rangkaian proses penerimaan dan perekaman, pengolahan dan pendistribusian data pelaksanaan proses yang ditugaskan pemerintah kepada LAPAN sesua inppres Nomor 6 Tahun 2012 dan UU Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan. Inovasi dan tantangan adalah Stasiun Bumi Parepare, Sulawesi Selatan, Stasiun di Rumpin dan Stasiun Bumi di Jakarta sebagai stasiun bumi penerima dan perekaman selanjutnya disimpan BDPJN  Jakarta untuk dapat diakses oleh user/pengguna. Adapun data satelit penginderaan jauh yaitu Data citra resolusi rendah Terra/Aqua, NPP, NOAA-18/19, Metop, MTSAR-1R, data citra resolusi menengah Landsat-7, dan Landsat-8, untuk Data Citra resolusi Tinggi SPOT-5, SPOT-6 dan SPOT 7. Dan kerjasama  dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintahan Daerah dan TN/POLRI.

Tanya jawab pertanyaan yang ditanyakan peserta dari Bappenas, POLRI,BIG, Provinsi Gorontalo, sekjen DPR RI beraneka ragam yang lebih spesifik manfaat data penginderaan jauh, publikasi, untuk pertahanan dan keamanan, kerjasama  dengan swasta, bertambangan, cara pendidtribusian data, kesimpulan dari pertanyaan tersebut bahwa LAPAN sebatas melaksanakan amanah sesuai dengan  Inppres Nomor 6 Tahun 2012 dan UU Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, jika  diperlukan terkait informasi data penginderaan LAPAN dapat menyampaikan obyek kepada user/pengguna dan user/pengguna yang mengidentifikasi sendiri. Dan terkait dengan UU KIP (Keterbukaan Informasi Publik) sudah menjadikan bagian jiwa setiap institusi pemerintahan sesuai tertuang dalam Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) menjamin hak warga negara untuk memperoleh informasi publik. Melalui UU KIP, publik dapat mengetahui, ikut berpartisipasi dan berperan aktif atas jalannya pemerintahan. Selanjutnya  visitasi ke showroom dan data center. Dengan demikian rangkaian acara selesai dengan harpan seluruh peserta dapat mengimplemntasikan inonasi inovasi proyek perubahan sesuai dengan materi diklatpim tingkat II sesuai dengan kapasitas individ dan di institusi dan kedepanya dapat membagun SDM yang mandiri untuk kepentingan umum, sukses. (Humas Pustekdata)