Bidang Kompetensi

Berita



LAPAN Menghadiri Workshop “Strenghtening Collaboration For Improving National Forest Monitoring System Using Remote Sensing Technology”
Penulis Berita : Kustiyo • Fotografer : Kustiyo • 26 Mar 2018 • Dibaca : 2438 x ,

DE - INDERAJA | Pada tanggal 14-20 Maret 2018, Deputi Bidang Penginderaan Jauh, Dr. Orbita Roswintiarti, beserta dua peneliti senior Pustekdata dan Pusfatja, Drs. Kustiyo, MSi. dan Dra. Tatik Kartika, MSi., hadir dalam lokakarya (workshop) “Strenghthening collaboration for improving National Forest Monitoring System using Remote Sensing Technology” yang diselenggarakan oleh Department of Geographical Sciences, University of Maryland (UMD), College Park, Maryland, USA. Pada workshop tersebut hadir pula perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan World Resources Institute (WRI) Indonesia.
Kerja sama antara LAPAN, KLHK, WRI Indonesia, serta UMD sudah berlangsung sejak tahun 2017 dengan kegiatan awal berupa analisis luas dan penyebab deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia menggunakan 10.000 sample secara visual. Hasil analisis visual tersebut selesai pada bulan Maret 2018, untuk tahap selanjutnya akan dilakukan analisis dijital pemantauan hutan di Indonesia. Workshop di UMD bertujuan untuk mempelajari metoda dan teknik pemantauan hutan skala nasional menggunakan algoritma-algoritma baru dari data time series satelit penginderaan jauh. UMD telah berhasil mengembangankan sistem Global Land Analysis and Discovery (GLAD) dengan produk berupa perubahan vegetasi (tree cover change) tahunan dan peringatan dini deforestasi (deforestation alert system) yang telah dioperasionalkan pada sebagian besar wilayah di dunia, termasuk Indonesia.
Selama workshop berlangsung, LAPAN menyampaikan kondisi terkini sistem pengolahan data penginderaan jauh, khususnya dalam mendukung kegiatan pemantauan hutan di Indonesia dan rencana pengembangannya. Sementara itu, KLHK menyampaikan pengembangan Sistem Monitoring Hutan Nasional (SIMONTANA) dan WRI Indonesia menyampaikan hasil kerja sama LAPAN-KLHK-WRI Indonesia-UMD berupa analisa penyebab deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia serta rencana dan langkah selanjutnya.
Selain ke UMD, juga dilakukan kunjungan NASA's Goddard Space Flight Center, US Forest Service (USFS) International Programs, dan WRI Washington DC. Kerja sama LAPAN dan USFS telah terjalin lebih dahulu melalui program Sylva Carbon, dengan kegiatan utama berupa pelatihan pengembangan sistem pemantauan hutan.
Selanjutnya, kegiatan kerjasama LAPAN-KLHK-WRI Indonesia-UMD akan difokuskan pada pengembangan metoda dan sistem otomatisasi pengolahan data penginderaan jauh untuk memperoleh indikasi/dugaan deforestasi di Indonesia. Indikasi deforestasi ini akan digunakan oleh KLHK dalam memperbaharui informasi penggunaan lahan tahunan. Selain itu, akan dikembangkan juga metoda identifikasi lahan bekas terbakar dengan menggunakan gabungan data Landsat-7/8, Terra/Aqua MODIS, dan Sentinel-2.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Satuan Kerja
Peraturan Perundangan
UU No.21 2013
Inpres No.6 2012
JDIH
Multimedia
Foto
Video
Unduh
Unduh File
Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2019 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL