Bidang Kompetensi

Berita



DEPUTI BIDANG PENGINDERAAN JAUH LAPAN MENERIMA KUNJUNGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS BENGKULU
Penulis Berita : Bambang Haryanto • Fotografer : Endang Purwanti • 26 Jan 2016 • Dibaca : 10216 x ,

JAKARTA, DE-INDERAJA |  Deputi Bidang Penginderaan Jauh – LAPAN,  pada Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh menerima kunjungan  mahasiswa Universitas Bengkulu Fakultas Program  Studi Ilmu Kelautan  47 mahasiswa dan 6 dosen pendamping dengan koordinator rombongan Yar Johan, S.Pi, M.Si.  Tamu kunjungan di terima oleh Drs. Abdul Asyiri, M.Si peneliti Pustekdata dan didampingi Yeni Marini, M.Eng Peneliti Pusfatja serta Dra. Endang Purwanti Humas Pustekdata, Drs. Firmansyah Humas KSH LAPAN, tamu kunjungan di terima di gedung serbaguna Pustekdata jalan Lapan. No. 70, Pekayon, Pasar Rebo Jakarta Timur,  Senin/ 25/ 01/ 2016.
Sambutan Drs. Abdul Asyiri, M.Si, menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya Universitas Bengkulu program studi ilmu kelautan, mudah mudahan kedatangan ke LAPAN dapat pengetahuan tentang ilmu penginderaan jauh yang dapat di implementasikan di fakultas/ Universtas Bengkulu, Senin/25/01/2016
Sambutan dari koordinator Univesitas Bengkulu Yar Johan, S.Pi, M.Si menyampaikan terima kasih atas sambutannya, maksud  kunjungan kami ke LAPAN adalah dalam rangka pengenalan data penginderaan jauh, dengan harapan  mendapat  ilmu pengetahuan penginderaan jauh sesuai dengan program studi ilmu kelautan ini seperti sangat tepat, dan harapan kami juga dapat menjalin kerjasama.
Dalam presentasi dan pemaparan Drs. Abdul Asyiri, M.Si memaparkan bahwa LAPAN, Pustekdata mempunyai tugas yang dipercayakan oleh Pemerintah  sesuai dengan Inpres Nomor : 6 Tahun 2012, tentang Penyediaan, Penggunaan, Pengendalian Kualitas, Pengolahan, dan Distribusi Data Satelit Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi. Dan kewajiban LAPAN menyediakan data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi dengan lisensi Pemerintah Indonesia; meningkatkan kapasitas dan operasi sistem akuisisi data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi; melaksanakan penyediaan data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan; melakukan pengolahan atas data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi berupa koreksi radiometrik dan spektral; membuat metadata atas data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi sesuai dengan Standar Nasional Indonesia; melakukan penyimpanan data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi; dan bersama Badan Informasi Geospasial melakukan pengendalian kualitas terhadap data satelit penginderaan jauh resolusi tinggi. Juga Undang Undang Nomor : 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, hal-hal terkait kegiatan penginderaan jauh, antara lain merencanakan, membangun dan mengoperasi satelit dan stasiun bumi penginderaan jauh (pasal 16 dan 17). Pengadaan data penginderaan jauh resolusi tinggi (pasal 18). Penyusunan standar metode dan kualitas pengolahan data (pasal 19). Menyelenggarakan penyimpanan dan pendistribusian data melalui Bank Data Penginderaan Jauh Nasional sebagai simpul jaringan data penginderaan jauh dalam sistem Jaringan Data Spasial Nasional (pasal 20). Membangun pedoman pemanfaatan dan diseminasi informasi penginderaan jauh (pasal 22).
Mengapa penginderaan jauh itu penting karena wilayah NKRI/ wilayah Indonesia terdiri dari Daratan: 1.922.570 km² , Perairan: 3.257.483 km² , Jumlah pulau: 17.504,  (sumber: Wikipedia) , dengan adanya data citra satelit penginderaan jauh untuk memudahkan bagi pengambil kebijakan yang efeisien dan tepat waktu. LAPAN mempunyai tiga stasiun penerima dan perekam data citra satelit penginderaan jauh, Stasiun Bumi Penginderaan jauh Parepare Provinsi Sulawesi Selatan, Jakarta dan Rumpin Jawa Barat. Dan jenis data yang dimiliki LAPAN, Data Citra Penginderaan Jauh Resolusi Rendah Terra/Aqua, NPP ,NOAA-18/19, MetOp, MTSAT-1R,  Data Citra Penginderaan Jauh Resolusi Menengah Landsat 7, Landsat 8, Data Citra Penginderaan Jauh Resolusi Tinggi, SPOT 5, SPOT 6, SPOT 7, Data Citra Penginderaan Jauh Resolusi Sangat Tinggi Pleiades 1A/1B, Quick Bird, World View, GeoEye, Terra SAR.
Pemaparan sesi kedua tentang Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Laut oleh Yeni Marini, B.Eng Peneliti pada Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh menyampaikan tugas utama Pusat Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh adalah menyelenggarakan penelitian dan pengembangan untuk pemanfaatan data penginderaan jauh, pembuatan pedoman pengolahan data dan diseminasi informasi (Undang-Undang No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan).  Sepertinya sangat tepat kunjungan Universitas  Bengkulu ke LAPAN untuk datanya dapat diperoleh di Pustekdata dan untuk pengolahan dan pengkajian di Pusfatja.
Kunjungan dilanjutkan visitasi ke fasitas data center dan showroom pustekdata di pandu oleh drs. Ngadino peneliti Pustekdata dan Rizky, demikian kunjungan mahasiswa Universitas Bengkulu mudah mudahan mendapatkan ilmu pengetahuan penginderaan jauh dan sesampaikan di bengkulu dapat dimanfaatakan dan menjadikan referensi untuk tugas akhir. Humas Pustekdata



Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Satuan Kerja
Peraturan Perundangan
UU No.21 2013
Inpres No.6 2012
JDIH
Multimedia
Foto
Video
Unduh
Unduh File
Kontak kami :
LAPAN
Jl. Pemuda Persil No.1 Jakarta 13220 Telepon (021) 4892802 Fax. 4892815



© 2020 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL